Lets Visit Bandar Lampung | Members Blogger area : Register | Sign in



Tentang Saya

Selasa, 19 Februari 2013



Assalammualaikum, para sobat dimanapun anda berada membaca postingan ini saya memperkenalkan diri terlebih dahulu, nama saya Muadz, saya duduk di kelas 9B SMP IT Fitrah Insani Kemiling Bandar Lampung . Anak ke-3 dari 7 bersaudara , masih suka jajan dan sering di depan komputer...

Bandar  Lampung merupakan ibukota propinsi lampung yang terkenal sebagai propinsi pintu gerbang pulau Sumatra, Lampung terkenal dengan pariwisata budaya, kuliner, sejarah, ekonomi dan banyak lagi yang dapat kita telusuri. Namun saya akan mengajak anda jalan jalan berkeliling Kota Bandar Lampung,  kebetulan sekali ahir tahun 2012 liburan sekolah saudara dan kakak saya baru pulang dari pesantren di Jawa Barat, setelah 6 bulan tidak pulang ke Bandar Lampung, Sebenarnya perjalanan saya dan  saudara tidak sehari atau dua hari, tapi dengan waktu yang lama dalam mengunjungi kawasan di Bandar Lampung

Saya mengajak saudara dan kakak saya berkeliling ke beberapa kota di Bandar Lampung, saya juga kaget pesat sekali perubahan yang ada di kota bandar lampung ini terutama untuk wisata kuliner, waah waah pasti sobat penasaran kan, kalo udah yang namanya makanan apalagi makanan khas lampung pasti enak banget, salah satu yang membuat laper ini tuh sambel ulek khas lampung enak sekali, saya bersama saudara saya mengunjungi  Kolam Pemancingan di jalan Nusantara..

Agar lebih jelas yuk saya ajak sobat semua jalan-jalan dengan menyimak tulisan saya ini LETS VISIT KOTA BANDAR LAMPUNG 

Kolam Pemancingan Nusantara


Ketika bulan puasa, sekolahku pulang cepat, saat itu Abi sudah menantiku dirumah. Dan berkata “Muadz istirahatlah ntar kita buka puasa di Pemancingan Nusantara” lalu aku berkata.. “Wah ntar kita buka puasa sambil memancing ya Bi J “ dengan raut wajahku sangat ceria.. lalu sebelum bepergian.. 

Ahirnya pukul 17.00 tiba kami sekeluarga berangkat ke kolam pemancingan nusantara, selama dijalan saya membayangkan yang saya lakukan ntar buka puasa sambil memancing, pasti seru.. 15 menit perjalanan dari rumah saya yang berada di Ratu termasuk cepat karena arus lalu lintasnya sepi. Yang perlu sobat tahu Pemancingan Nusantara itu bagus sekali tempatnya karena dikelilingi dengan pepohonan yang rindang, jadi kita masih dapat mendengar suara gemericik air, angin dari gesekan pohon yang sejuk bebas dari polusi…





Kami pun tiba ternyata disana ramai sekali mungkin orang-orang juga ingin berbuka puasa atau santap sore disana.  Ada menu spesial bagi para pecinta masakan pindang di Restoran Kolam Pemancingan Nusantara, yakni Pindang Ikan Salai. Rasanya enak ada bumbunya yang khas dengan sedikit sambal colek mungkin sobat langsung saja datang sendiri deh.. biar merasakan makanan sambil memancing.. 

Ketika aku melihat Harga makanan dan minuman di Restoran Kolam Pemancingan Nusantara itu standar, tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah, akan tetapi dari segi penampilan sangat ok dan menggugah selera, untuk rasa tetap enak. Kalau kata kakaku yang sudah kuliah bilang “selera bos harga kos…heee”





Tertera dalam daftar harga yang aku lihat mulai paling murah yakni varian tumisan Rp. 7.000 sampai Rp. 75.000 untuk seafood. Atau lebih enak mancing sendiri.  Sebetulnya ini bukan hanya restoran tapi lebih pas tempat santai untuk keluarga.

Yuk mari  sobat-sobat semua yang punya hobi mancing, sambil menikmati kuliner yang menggugah selera silahkan kunjungi Restoran Kolam Pemancingan Nusantara  yang berlokasi di Jalan Nusantara 111, Labuhan Ratu, Bandar Lampung. 


Hati hati ya sobb!..


Lihat Peta Lebih Besar

Museum Lampung

Museum adalah tempat berisi peninggalan bersejarah, disana kita dapat melihat peninggalan bersejarah, eh sobat sekarang museum berbeda lebih lengkap koleksinya, di lantai 2 kita bisa melihat peninggalan bersejarah berupa adat-adat lampung seperti adat pernikahan, pakaian kebesaran adat dan bagainya.

Dilantai satu kita bisa melihat peninggalan sejarah dari zaman megalitikum, yang artinya banyak archa, bahkan dari zaman penyebaran islam di lampung juga sudah ada. Jangan sampai kita tidak tahu peninggalan sejarah terutama di tempat kita tertinggal di Lampung ini, sering sekali aku melihat para pelajar  datang ke musium lampung, ada yang dari  luar kota karena itu kita jangan sampai melupai peninggalan sejarah, terutama peninggalan sejarah di lampung sampai kita menikmati suasana seperti sekarang ini…






Oya ada yang ketinggalan, di Museum lampung ini kita sering melihat ada kegiatan-kegiatannya lho.. seperti hari sabtu dan minggu pelataran museum dipakai untuk acara adat, pernikahan. Jika minggu pagi digunakan untuk latihan karate, senam masal dan sebagainya jadi jika kita ingin mengadakan suatu kegiatan kita bisa memanfaatkan museum pelataran museum lampung. Intinya museum yang sekarang berbeda dengan dahulu.. yuk sobat mari kita kunjungi rama-ramai museum Lampung yang ada di Jl. ZA. Pagar Alam (dekat Universitas Lampung).





“Mari ramai-ramai berkunjung ke museum lampung…  biaya sangat terjangkau”

Hati hati tersasar ya sobat :D 


Lihat Peta Lebih Besar

Sate Kelinci Bukit Kemiling Permai

Kelinci adalah hewan yang cerdik dan suka pemakan wortel, bagaimana dengan dagingnya :D apakah ada yang jualan sate kelinci.. kalau belum tahu ini ada tempat yang menjual sate kelinci namanya Warung Era Rizky III yang beralamat di Jalan Raden Gunawan, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung.


Jika dalam peta sobat masih sedikit sulit cari saja warung di perumahan Bukit Kemiling Permai yang depannya ada plakat “Sate Kelinci”. Jika membayangkan kelinci kecil yang lucu, mungkin kita tidak akan tega menyantap dagingnya. Dari segi bentuknya, sate kelinci tidak jauh berbeda dengan sate ayam atau kambing. Namun, tekstur daging sate kelinci lebih empuk dan rasanya manis. “Jangan di bayangkan lucunya tapi bayangkan kelezatannya begitu kata Aisyah” salah satu warga yang sedang menyantap daging kelinci ini.


Pengolahan sate kelinci tidak berbeda dengan sate ayam atau sate kambing, pertama setelah dibersihkan, daging kelinci dipotong kecil-kecil dan ditusuk dengan lidi. Selanjutnya daging sate yang sudah dilumuri bumbu di panggang. Sate di bolak-balik dan kembali dilumuri bumbu agar meresap. Begitulah yang aku lihat saat menunggu hidangan sate kelinci ini. Penasaran kan?, deket kok tidak jauh dari Terminal Kemiling. Tinggal lurus lalu belok kanan deh (kalau kita dari arah karang), nampaknya wisata kuliner ini patut kita kunjugi!

wuihh sedap ya!

Nih tak kasih petanya jangan sampe kesasar ya! heheee

Wisata Kuliner dan Rumah Adat di PKOR Way Halim


Di Kota Bandar Lampung mempunyai beberapa stadion yang terkenal diantaranya Stadion Sumpah Pemuda (PKOR Way Halim) dan Saburai. Suatu hari ketika aku pulang dari les bersama 3 orang temanku mengendarai sepada motor, ketika itu sore hari suasana cerah. Aku berbincang kepada teman-temanku.. 

“Yuk kita rehatan bentar” lalu temanku bertanya “sebaiknya kemana ya yang tidak jauh dari tempat les di Sultan Agung ini, lalu dengan bergegas akupun menjawab “kita ke Station sumpah pemuda saja itu loh PKOR Way Halim” disana kita bisa melihat rumah adat khas lampung lho yang bernama RUMAH SESAT

Nuwou Sesat Agung

Ahirnya kami semua sampai disana pukul 16.10 WIB kala itu di hari sabtu, tapi kami tidak langsung ke Stadion Sumpah Pemuda nya, kami berjalan-jalan dahulu. Disini ramai sekali orang berjualan makanan, baju, bisa dibilang serba ada bahkan kreatif para wirausahawan terlihat disini lho… seperti Becak Mini, Andong, Skuter Mini, Mobil-mobilan yang pake aki untuk anak anak..  tadinya sih aku dan teman-teman ingin mencoba Becak mini yang Cuma Rp. 3.000 tapi ingat umur heeee.  Kita di beri kebebasan untuk mengendarai becak tersebut untuk berkeliling. Kalau untuk makanan macam-macam disini, ada jagung rebus, bakso malang spesial, somai goreng, sate padang, nasi goreng dan macam macam yang saya tidak dapat sebutkan namanya satu satu :-D .. Seru juga kan..nah dari pada penasaran mendingan datang aja langsung






Oya ada yang hampir tertinggal pada pintu selatan banyak sekali  Stand atau rumah adat yang pada hari besar kemerdekaan Indonesia di buka untuk pameran pembangunan, Stand tersebut terdiri dari seluruh kabupaten yang ada di Lampung, setelah melihat lihat akupun menuju tugu, yang orang biasanya bilang itu tugu kemerdekaan, tidak jauh dari Stadion Sumpah Pemuda. Dahulu waktu aku kecil aku sering diajak kesana dengan ayah namun sekarang sudah banyak berubah seperti pada gambar dibawah







Produksi Batik GABOVIRA di Langkapura

Jalan-jalan ke Kota Bandar Lampung belum lengkap rasanya tanpa kenang-kenangan atau buah tangan.. Tapi apa ya…?? Tempat rekreasi sudah, makanan sudah,. Eits..  ada yang  ketinggalan yaitu Batik Khas Lampung. Bukannya batik identik dengan Jawa ya…?? Kok ada juga di Lampung?? Hmm..bikin makin penasaran..

Halaman Depan GABOVIRA

Setelah mencari informasi akhirnya saya menemukan tempat produksi sekaligus pemasaran batik khas Lampung yaitu GALERI GABOVIRA, terletak di Jalan Basudewo B4 No.17-18, Kemiling-Bandar Lampung,



Let’s go, tunggu apa lagi.!! Saya pun segera langsung meluncur kesana.. Dari kota Tanjung Karang perjalanan menempuh waktu sekitar 30 menit. Letaknya di ujung kemiling, suasana yang sejuk dengan daerah pegunungan membuat saya merasa nyaman menikmati perjalanan.



Ketika saya sedang melihat-lihat saya bertemu dengan pemilik galeri tersebut yang bernaman Bapak Gatot Kartiko. Tanpa berfikir panjang saya segera berkenalan dan bertanya kepada pemiliknya. 

“Sejak kapan sih bapak memulai usaha ini?. Usaha ini dimulai sejak tahun 2000, awalnya menjual batik Jawa seiring perkembangan maka mendapat ide gimana ya jika Lampung pun mempunyai batik khas daerah Lampung” 

Wah-wah ternyata sudah lama ya hampir 13 tahun dan dari ide tersebut kini GALERI GABOVIRA mempunyai beberapa cabang loh..  Dari cara proses pembuatannya di sini ada batik cap, printing, dan tulis. Ornamen-ornamenya terdiri dari siger, kapal, pucuk rebung, gajah, balo-balo dan masih banyak lagi ornament lainnya.. dipadukan dengan pewarnaan yang selaras sehingga saya tertarik dan binggung memilihnya.





Mampir Taman Satwa Bumi Kedaton (bagian 1)

Ngapain jauh-jauh kalo yang deket rumah ada… ketika ditanya temanku yang baru pulang dari pesantren mengajak jalan-jalan berwisata keluar kota.. tak jauh masih diwilayah bandar lampung tepatnya di kecamatan TELUK BETUNG BARAT.. rutenya lumayan rumit sihh. Nih rutenya :
“ dari bandar lampung kita kearah gedung DPR, atau bisa dari KEMILING terusss saja sampai ketempat yang digunakan untuk lomba burung… terus belok kiri sampai ketemu daerah yang namanya WAY RILAU tempat air minum. Disana ada pabrik GRAND kalo tidak salah ikuti saja terus jalan yang berliku.. dan tanjakan itu… “

Waktu itu minggu pagi.. kebetulan juga ada acara dari sekolah rihlah jadi ramai dengan teman juga yang baru pulang dari pesantren… simak terus ya perjalanan saya ke TAMAN SATWA BUMI KEDATON..


rmenara siger buatan

Nih Peta biar Gak Kesasar :D

Mampir Taman Satwa Bumi Kedaton (bagian 2)

Lanjutan dari cerita pertama… sebelum saya sampai tak lupa kata Pak guru “ ada tempat makan yang enak lo seperti nasi rames, nasi uduk.. karena waktu itu masih pagi.. jadi saya untuk memutuskan untuk membeli nasi uduk saja + gorenngan..
Tak lama sampai juga di tempat yang dituju.. pada saat itu tarif/ orang dikenai tarif normal 6.000/ orang. Berhubung kami rombongan dihitung / orang Rp. 3500 dan untuk biaya mobil 

itu beda sendiri…


Lantas apa saja yang ada disana? Penasaran… disana ada BUAYA, BURUNG MERAK, ULAR, MACAN, AYAM, MONYET, dlll. Anda bisa melihat gambar-gambarnya dibawah :

Burung Merak




Buaya

Kakak Tua




Tidak hanya itu saja lo… kalo kita terus kebawah ada organ tunggal, ada ATRAKSI GAJAH dan ada juga FLYING FOX, NAIK DELMAN, NYEWA PRAHU DAYUNG… penasaran kan? Mau ketempat wisata bagus,murah, dekat? Langsung aja datang ke TAMAN SATWA BUMI KEDATON



Nih Peta biar gak kesasar :D




Pasar Tradisional Way Halim

Way halim merupakan tempat yang ramai dan wajib dikunjungi, mengapa saya bilang begitu, begini sobat di way halim mau mencari wisata kuliner? ada!, pasar malam?, ada!, permainan? Ada!, rumah adat juga ada. Ini yang buat saya betah berkeliling way halim. Pada suatu hari setelah saya mampir kerumah guru saya di Jl. Galunggung Raya R.23 Way Halim saya ingin membeli sesuatu, lalu guru saya Pak Ridwan berkata :


“ngapain jauh-jauh udah ke pasar way halim saja disana lengkap dan harganya murah, itu lurus aja dari rumah saya terus kekiri. Alamatnya Jl. Rajabasa Raya Way Halim”


Terkadang kita lebih memilih Mall dari pada pasar Tradisional agar terkesan elit, tapi itu sebetulnya kurang bagus sob, menurut aku sih lebih baik kita kepasar tradisonal deh sebab harganya bisa tawar menawar :-D kalo yang di mol kan harganya sudah baku, baiklah waktu itu aku ingin membeli baju disana, harganya lebih murah dan kualitasnya sama seperti di Mall. Ada apa saja sih dipasar way halim ini.
plang pasar way halim




Disini sobat bisa menemukan pusat penjualan pakaian dan makanan yang berada di pasar baru lapangan parkir pasar way halim dan aneka penjualan lainnya seperti layaknya pasar tradisional lainnya, “Umi saja yang rumahnya jauh suka berbelanja kepasar way halim, karena bisa dibilang pasar terbesar didaerah kedaton ini”. Ayo Ibu-ibu, Bapak-bapak, Mbak-mbak silahkan kalau mau berbelanja silahkan ke Pasar Tradisional Way Halim saja yah.. dijamin puas :-D